Tuesday, January 9, 2018

Asset Class, Dry-Powder

Secara Historis, pasar sudah sering mengajarkan bukan saja kita perlu memilih perusahaan yang baik, namun kita juga harus dalam kondisi siap dengan dry-powder apabila pasar menawarkan peluang yang baik. Pasar seringkali memberi kesempatan kepada kita untuk membeli perusahaan yang baik, dengan harga obral. Apabila kita tidak memiliki dry-powder (extra cash yang memang kita sisihkan), karena kita selalu fully invested setiap saat dalam stock, bagaimana mungkin kita bisa berpartisipasi jika pasar memberikan kita peluang yang baik itu?

Update Setelah Sekian Lama

Haaaiii... long time no see! *bersihin sarang laba-laba :D
Setelah melewati berbagai stage dalam kehidupan (hahaa) saya dipertemukan dengan yang namanya  pasar modal, menarik!

because we are making money, of course :))

Postingan ke depan saya akan share tentang tulisan-tulisan dari berbagai sumber yang saya anggap penting untuk dibaca kembali guna membantu proses saya belajar mengambil keputusan yang tepat dalam berinvestasi :)


Berikut tulisan luar biasa Bapak Joeliardi Sunendar yang menginspirasi pemula seperti saya, sayang kalau tidak dishare :)

--------------

Tidak ada satupun orang yang namanya masuk dalam daftar orang kaya, yang bukan merupakan pemilik dari perusahaan. Dengan demikian, menjadi pemilik perusahaan menjadi pilihan logis bagi mereka yang ingin meningkatkan kekayaannya.

Pasar Modal memberikan kesempatan kepada Anda untuk bisa menjadi pemilik perusahaan-perusahaan yang baik. Dan berbagai studi dengan back-testing puluhan tahun, juga telah dengan jelas menunjukan bahwa equity investing, dan saham, merupakan investasi yang dalam jangka panjang memberikan imbal-hasil (return) tertinggi dibandingkan instrumen investasi yang lain.

Wednesday, June 1, 2011

Pidato BJ Habibie (Hari Pancasila)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Mendapatkan kesempatan pertama untuk menyampaikan pidato kenegaraan dalam peringatan Hari Kelahiran Pancasila, 1 Juni 2011, Presiden RI ke Tiga, BJ Habibie tampil memukau. Ia membahas dan menganalisis penyebab nilai-nilai Pancasila sekarang ini seolah terabaikan dan hilang.

Pidato hampir setengah jam itu dibacakan dengan berapi-api dan ekspresif. Tak jarang, tepuk tangan hadirin menyertai Habibie berpidato. Salah satu, bahasan yang menarik yakni tentang pengalihan kekayaan alam Indonesia ke pihak asing di era globalisasi.

Diilustrasikannya, pengalihan kekayaan suatu negara ke negara lain, yang setelah diolah dengan nilai tambah yang tinggi kemudian menjual produk-produk ke mancanegara, sedemikian rupa sehingga rakyat harus “membeli jam kerja” bangsa lain.

“Ini adalah penjajahan dalam bentuk baru, neo-colonialism atau dalam pengertian sejarah kita suatu VOC (Verenigte Oostindische Companie) dengan baju baru,” katanya sambil diiringi riuhan tepuk tangan.

Lebih lengkapnya, berikut teks pidato yang disampaikan di Gedung MPR/DPR pada pagi ini:

Assalamu ‘alaikum wr wb, salam sejahtera untuk kita semua.


Hari ini tanggal 1 Juni 2011, enam puluh enam tahun lalu, tepatnya 1 Juni 1945, di depan sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), Bung Karno menyampaikan pandangannya tentang fondasi dasar Indonesia Merdeka yang beliau sebut dengan istilah Pancasila sebagai philosofische grondslag (dasar filosofis) atau sebagai weltanschauung (pandangan hidup) bagi Indonesia Merdeka.

Tuesday, March 29, 2011

Thursday, March 17, 2011

Rencana Tiga Fatwa Baru DSN

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Dewan Syariah nasional (DSN) MUI akan mengeluarkan tiga fatwa baru. Tiga fatwa baru ini terkait pengelolaan dana tabarru di asuransi syariah, penggunaan sumber dana qard sebagai sarana untuk produk, dan aturan main saham syariah. Menurut anggota DSN MUI, Agustianto, untuk dana tabarru, DSN MUI akhirnya melegalkan pengembalian dana tabarru bagi nasabah yang putus kontrak asuransinya di tengah jalan.


Berikut ini rencana fatwa-fatwa DSN:

1. Pengelolaan Dana Tabarru di Asuransi Syariah;
- DSN melegalkan pengembalian dana tabarru bagi nasabah yang putus kontrak asuransinya di tengah jalan dan bisa dikembalikan.
- Bertujuan agar asuransi syariah semakin kompetitif.
- Bisa dilakukan secara konvensional.


2. Penggunaan Sumber Dana Qard Sebagai Sarana untuk Produk;
- Membolehkan dana pihak ketiga (DPK) digunakan untuk sumber dana qard sebagai sarana untuk produksi.
- Penyempurnaan Fatwa Nomor 19 DSN.


3. Aturan Main Saham Syariah;
- DSN bakal mensahkan fatwa mekanisme perdagangan efek atau semecam aturan main saham syariah dan jual beli saham di pasar modal.
- Bertujuan agar pasar modal tidak menjadi spekulatif dan tidak produktif.